إندونيسيا اليوم
تأسس إندونيسيا اليوم في 24 ابريل عام 2014م, وبدأ بثها التجريبي في 29 ابريل 2014م, لتكون بذلك من أوائل وكالة أنباء في إندونيسيا توفر رسمياً خدمة الأخبار بالعربية

الصين تشرع في بناء شبكة رصد جديدة للتنبؤ بالزلازل

Cina Bangun Jaringan Pendeteksi Gempa Bumi

- الإعلانات -

0 77

سيتشوان، اندونيسيا اليوم

بدأت الصين تشييد شبكة رصد في المناطق التي تنشط فيها الزلازل، سعيا لبحث التنبؤ بالزلازل، بحسب ما ذكر باحثون يوم الاثنين.

وبحسب الخطة، فإنه سيتم بناء 2000 محطة رصد على مدار عامين في سيتشوان ويوننان، وهما مقاطعتان معرضتان لحدوث زلازل في جنوب غربي الصين، وفقا لما ذكر علماء بمعهد (كير لايف)، وهو مختبر للتخفيف من الكوارث يقع مقره في تشنغدو، حاضرة مقاطعة سيتشوان.

وقال وانغ تون، مدير المعهد إن أجهزة الاستشعار التي سيتم تركيبها في محطات الرصد، ستقوم بجمع بيانات حول الضغط ودرجة الحرارة في نطاق يتراوح بين 8 إلى 20 كيلومترا تحت سطح الأرض، ما سيتيح للباحثين قدرة على التنبؤ بالزلازل.

وعقب تشييد تلك الشبكة، سيواصل الباحثون رصد المنطقة على مدار ثلاثة أعوام متطلعين إلى جمع بيانات حول نحو 10 زلازل خلال تلك الفترة، استنادا إلى عدد الزلازل التي ضربت المنطقة في السابق.

وأوضح الباحثون أن الهدف من المشروع هو نجاح التنبؤ في رصد الزلازل التي يكون مركزها على عمق يقل عن 20 كيلومترا تحت سطح الأرض.

وتم تأسيس أول محطة رصد قبل ثلاثة أيام في محافظة ونتشوان بمقاطعة سيتشوان، مركز الزلزال المدمر الذي ضرب المنطقة قبل عقد مضى.

المترجم: يوم راني | المصدر: شينخوا

Sichuan, Indonesiaalyoum.com – Pemerintah Cina mulai pembangunan jaringan pendeteksi di daerah-daerah yang rawan gempa untuk memprediksi terjadinya gempa bumi. Hal ini seperti disebutkan oleh para pakar, seperti dilansir kantor berita Xinhua, Senin (7/5/2018).

Menurut rencana, Cina akan membangun 2.000 stasiun pendeteksi gempa selama dua tahun di Sichuan dan Yunnan. Dua provinsi tersebut merupakan daerah rawan terjadi gempa bumi di barat daya Cina.

Pernyataan tersebut disampaikan para ilmuwan di Institut Kerr Life, sebuah laboratorium untuk mitigasi bencana yang berbasis di Chengdu, ibukota Provinsi Sichuan.

Wang Tun, direktur Institut Kerr Life mengatakan bahwa sensor yang dipasang di stasiun pendeteksi itu akan mengumpulkan data tentang tekanan dan suhu di kisaran 8 sampai 20 kilometer di bawah permukaan bumi. Hal itu memungkinkan para peneliti untuk mampu memprediksi terjadinya gempa bumi.

Setelah pembangunan jaringan itu, para peneliti akan terus memantau wilayah tersebut selama tiga tahun dan mengumpulkan data pada setiap 10 kali gempa bumi yang terjadi selama periode itu. Hal ini dikomparasikan dengan jumlah gempa bumi yang pernah melanda wilayah tersebut sebelumnya.

Menurut para pakar, tujuan dari proyek ini adalah untuk mengukur keberhasilan jaringan tersebut dalam memprediksi gempa bumi pada kedalaman kurang dari 20 kilometer di bawah permukaan bumi.

Stasiun pendeteksi gempa bumi pertama telah didirikan tiga hari lalu di Kabupaten Wenchuan, Provinsi Sichuan yang merupakan pusat gempa dahsyat yang melanda kawasan itu satu dekade lalu.

Penerjemah: Yum Roni | Sumber: Xinhua

(2)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

تعليقات
Loading...
Click Me