وزيرة المالية: تحقيق الاستثمار الحكومي يبلغ 19.56 تريليون

Sri Mulyani sebut realisasi investasi pemerintah capai Rp19,56 triliun

0 181

جاكرتا، إندونيسيا اليوم – قالت وزيرة المالية سري مولياني إندراواتي الثلاثاء (25/05) إن تحقيق الاستثمار الحكومي اعتبارًا من أبريل 2021 بلغ 19.56 تريليون روبية أو 10.45 في المائة من الميزانية الاستثمارية البالغة 187.18 تريليون روبية، حسبما نقلته وكالة الأنباء أنتارا.

تضمنت تخصيص الاستثمارات الحكومية تمويلًا استثماريًا بقيمة 184.46 تريليون روبية ونفقات قروض بقيمة 2.71 تريليون روبية ، حسبما كشفت في مؤتمر صحفي عبر الإنترنت حول ميزانية الدولة في جاكرتا يوم الثلاثاء.

يغطي تخصيص الاستثمارات الحكومية قروضًا لبرنامج الانتعاش الاقتصادي الوطني (PEN) ، والتي وصلت إلى 100٪ من مخصصات ميزانية 2021 البالغة 10 تريليون روبية.

قالت الوزيرة إن تخصيص الاستثمار الحكومي لمجلس الخدمة العامة (BLU) التابع لمعهد إدارة الأصول الحكومية ليمان لتمويل شراء الأراضي للبرامج الاستراتيجية الوطنية بلغ 5.56 تريليون روبية ، أو 50 في المائة من مخصصات الميزانية.

وأضافت أن الاستثمار الحكومي في معهد الخدمة العامة التابع لمركز إدارة تمويل الإسكان بلغ 24.06٪ من مخصصات الميزانية.

وقالت إن تمويل الاستثمار الحكومي ساهم في انتعاش الاقتصاد الوطني كما فعلت الحكومة مع ليمان.

من عام 2016 حتى مايو 2021 ، اشترت ليمان 116،758 قطعة أرض تغطي مساحة 180،989،858 مترًا مربعًا للبرامج الاستراتيجية الوطنية.

في عام 2021 ، دفعت ليمان 10.19 تريليون روبية لشراء الأراضي ، بما في ذلك 8.14 تريليون روبية لبناء طرق برسوم مرور و 1.05 تريليون روبية لبناء السدود.

//اندونيسيا اليوم/متابعات/انتارا/معراج//


JAKARTA, INDONESIAALYOUM.COM – Realisasi pengelolaan investasi pemerintah hingga April 2021 mencapai Rp 19,56 triliun atau 10,45 persen dari anggaran pengelolaan investasi pemerintah sebesar Rp 187,18 triliun.

“Secara garis besar alokasi pengelolaan investasi pemerintah terdiri dari alokasi pembiayaan investasi sebesar Rp 184,46 triliun dan kewajiban pinjaman Rp 2,71 triliun,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN Kita secara daring di Jakarta, Selasa (25/5/2021).

Sri Mulyani merinci, pencairan alokasi investasi pemerintah hingga April 2021 meliputi pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) daerah telah mencapai 100 persen dari anggaran alokasi tahun 2021 yakni Rp 10 triliun.

Kemudian investasi kepada Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk pendanaan pengadaan tanah progam strategis nasional (PSN) sebesar Rp 5,56 triliun atau 50 persen dari alokasi anggaran 2021.

Selanjutnya investasi pada BLU pusat pengelolaan dana pembiayaan perumahan sebesar Rp 4 triliun atau 24,06 persen dari alokasi anggaran pengelolaan investasi 2021.

“Sebagian pencairan alokasi pengelolaan investasi pemerintah membutuhkan PP seperti PMN, pada BUMN/Lembaga ditetapkan dengan PP sehingga relatif membutuhkan waktu,” katanya.

Bendahara Negara itu menambahkan, pembiayaan investasi yang dilakukan pemerintah turut mendukung agenda pemulihan ekonomi nasional seperti diberikan pada LMAN.

LMAN hingga 21 Mei 2021 telah melakukan pengadaan lahan untuk 94 PSN sebesar Rp 76,96 triliun atas 116.758 lahan seluas 180.989.858 meter persegi dari dana pendanaan pengadaan lahan PSN sejak 2016.

Sementara selama 2021 ini, LMAN telah melakukan pembayaran pengadaan lahan PSN sebesar Rp10,19 triliun di antaranya sebesar Rp8,14 triliun untuk sektor jalan tol dan Rp1,05 triliun untuk sektor bendungan.

Sumber: Antara

تعليقات
Loading...